Workshop Strategi Pembelajaran Matematika Untuk Mendukung Nilai Fleksibilitas dan Kerja Keras Siswa

  • Novianti Mandasari Universitas PGRI Silampari
  • Nyimas Aisyah Universitas Sriwijaya
  • Yusuf Hartono Universitas Sriwijaya
  • Somakim Somakim Universitas Sriwijaya

Abstract

Pembelajaran matematika yang masih berpusat pada guru seringkali menyebabkan rendahnya pengembangan karakter siswa, khususnya fleksibilitas berpikir dan kerja keras. Permasalahan ini juga ditemukan di SMP IT Salsabillah Rejang Lebong, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada penguatan karakter. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk workshop strategi pembelajaran matematika yang melibatkan 49 guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan refleksi. Workshop dirancang secara interaktif agar peserta dapat memahami konsep sekaligus memperoleh pengalaman praktis dalam merancang pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pretest dan posttest pada seluruh indikator, yaitu pemahaman konsep, strategi pembelajaran, fleksibilitas berpikir, dan kerja keras, dengan peningkatan rata-rata lebih dari 30%. Selain itu, peserta menunjukkan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, workshop strategi pembelajaran matematika efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, baik secara konseptual maupun praktis, serta berkontribusi terhadap pengembangan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada penguatan karakter siswa

References

Anggraini, A., & Andriani, L. (2019). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Eksploratif Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa Berdasarkan Kepercayaan Diri Siswa SMP. Juring (Journal for Research in Mathematics Learning), 2(3), 219–226.

Darmawan, G., & Pujiastuti, H. (2023). Efektivitas model pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah menengah atas. Lentera: Multidisciplinary Studies, 1(4), 244–248.

Desimone, L. M. (2009). Improving impact studies of teachers’ professional development: Toward better conceptualizations and measures. Educational Researcher, 38(3), 181–199.

Khoiriyah, A. (2016). Pembelajaran kolaboratif pada matematika untuk membentuk karakter generasi. JMPM: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 1(1), 13–22.

Kusumaningrum, D., Persada, Y. I., Ulfa, N., Rohman, A., Al-addawiyah, D. N., Sa’diyah, I., … Arfatul‘Iyad, F. (2024). Meningkatkan Kompetensi Guru Melalui Workshop Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat, 3(1), 20–25.

Monisa, S., Bistari, B., & Fitriawan, D. (2023). Kemampuan berpikir kreatif terhadap pemecahan masalah. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 6(1), 169–178.

Rusminati, S. H., Irianto, A., & Fanny, A. M. (2021). Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Matematika. INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(2), 280–286.
Published
2026-06-21