JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM <p style="text-align: justify;"><strong>JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat</strong> merupakan Jurnal Berkala Ilmiah dengan <strong>ISSN <span style="text-align: left; color: #000000; text-transform: none; text-indent: 0px; letter-spacing: normal; font-family: helvetica; font-size: 13.33px; font-style: normal; font-variant: normal; text-decoration: none; word-spacing: 0px; display: inline !important; white-space: normal; orphans: 2; float: none; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: transparent;">2654-4741</span></strong> <em>(PRINT) dan </em><strong>ISSN 2655-7894</strong><em>&nbsp;</em>(Online) dalam Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, yang diterbitkan oleh <strong>Lembaga Penelitian, Pengembangan, Publikasi dan Pengabdian pada Masyarakat dan Kerjasama (LP4MK) STKIP PGRI Lubuklinggau</strong>, Jurnal ini akan terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Tujuan Penerbitan ini adalah untuk memperkaya Kajian Ilmiah mengenai Pengabdian Kepada Masyarakat.</p> LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau en-US JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat 2654-4741 <p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img style="border-width: 0;" alt="Creative Commons License" src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png"></a><br>Jurnal Pengabdian Masyarakat by <a href="https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/index.php/JPM" rel="cc:attributionURL">http://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/index.php/JPM</a> is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a>.</p> Workshop Pengembangan Instrumen Visual Thinking Berbasis Konteks Tari Kejei Pada Materi Garis dan Sudut https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4137 <p class="Abstract" style="text-align: justify;">Kemampuan visual thinking berperan penting dalam membantu siswa memahami konsep matematika, khususnya pada materi geometri seperti garis dan sudut. Namun, dalam praktik pembelajaran, pemanfaatan konteks budaya dalam pengembangan instrumen pembelajaran matematika masih terbatas. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai visual thinking serta kemampuan menyusun soal berbasis konteks budaya melalui workshop. Kegiatan ini melibatkan 39 peserta dan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu orientasi kegiatan, eksplorasi konsep visual thinking, integrasi konteks Tari Kejei dalam pembelajaran matematika, praktik penyusunan instrumen, serta evaluasi kegiatan. Data diperoleh melalui angket pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 45%–60% sebelum workshop menjadi 84%–92% setelah workshop. Hasil ini menunjukkan bahwa workshop berbasis konteks budaya dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai visual thinking serta kemampuan menyusun soal matematika yang kontekstual.</p> Nur Fitriyana Ratu Ilma Indra Putri Zulkardi Zulkardi Ely Susanti ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 308 320 10.31540/jpm.v8i2.4137 Workshop Optimalisasi Pembelajaran Matematika melalui Aplikasi Scratch menggunakan Konteks Kuliner Lokal https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4139 <p>This activity aims to facilitate the understanding and skills of teachers and prospective teachers in using the Scratch application for mathematics learning based on the local culinary context. This activity involved 76 participants who attended an online workshop on March 10, 2026. The workshop consisted of five stages: coordination and needs analysis, material development, workshop implementation, evaluation and reflection, and data analysis and reporting. The methods used included lectures, practice and demonstrations, discussions, and questions and answers. The instruments used in this activity were test questions and questionnaires. Data analysis was conducted using quantitative and qualitative descriptive approaches. The results of the pretest and posttest analysis showed a significant increase in the average score of participants, from 52 in the pretest to 80.5 in the posttest. The evaluation questionnaire showed that most participants felt the material presented was relevant and useful, despite challenges in using Scratch. The use of the local culinary context proved effective in improving participants' understanding and motivation in teaching mathematics. Overall, this activity successfully improved participants' skills in designing mathematics learning that is more creative, relevant, and in accordance with the needs of 21st-century digital literacy.</p> Lucy Asri Purwasi Nyimas Aisyah Yusuf Hartono Budi Mulyono ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 321 336 10.31540/jpm.v8i2.4139 Pelatihan English For Young Learners Melalui Media Game Edukatif Bagi Siswa Sekolah Dasar https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4145 <p>Penguasaan bahasa Inggris sejak usia dini menjadi salah satu kompetensi penting dalam menghadapi tantangan global di era digital. Namun, pembelajaran bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar seringkali menghadapi kendala seperti rendahnya motivasi belajar siswa dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar bahasa Inggris siswa melalui pelatihan menggunakan media game edukatif. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 61 Lubuklinggau dengan melibatkan 23 siswa kelas V. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, praktik pembelajaran berbasis permainan, serta evaluasi. Media yang digunakan berupa game edukatif berbasis kosakata, permainan tebak kata, dan aktivitas kelompok interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan game edukatif mampu meningkatkan partisipasi siswa, memperkaya kosakata bahasa Inggris, serta menumbuhkan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris secara sederhana. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, pelatihan bahasa Inggris melalui media game edukatif dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pembelajaran English for Young Learners di sekolah dasar.</p> Maria Ramasari Ardayati Ardayati ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 337 347 10.31540/jpm.v8i2.4145 Workshop Strategi Pembelajaran Matematika Untuk Mendukung Nilai Fleksibilitas dan Kerja Keras Siswa https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4147 <p>Pembelajaran matematika yang masih berpusat pada guru seringkali menyebabkan rendahnya pengembangan karakter siswa, khususnya fleksibilitas berpikir dan kerja keras. Permasalahan ini juga ditemukan di SMP IT Salsabillah Rejang Lebong, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada penguatan karakter. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk workshop strategi pembelajaran matematika yang melibatkan 49 guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan refleksi. Workshop dirancang secara interaktif agar peserta dapat memahami konsep sekaligus memperoleh pengalaman praktis dalam merancang pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pretest dan posttest pada seluruh indikator, yaitu pemahaman konsep, strategi pembelajaran, fleksibilitas berpikir, dan kerja keras, dengan peningkatan rata-rata lebih dari 30%. Selain itu, peserta menunjukkan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, workshop strategi pembelajaran matematika efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, baik secara konseptual maupun praktis, serta berkontribusi terhadap pengembangan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada penguatan karakter siswa</p> Novianti Mandasari Nyimas Aisyah Yusuf Hartono Somakim Somakim ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 348 355 10.31540/jpm.v8i2.4147 Workshop Pembelajaran Geometri Berbasis Bukti melalui Pemanfaatan DGS Mathigon https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4148 <p>This workshop aims to improve the competence of teachers and prospective teachers in designing and using DGS Mathigon technology-based learning media to teach geometric proofs and provide a deeper understanding of the importance of introducing geometric proofs in the classroom. Participants consisted of teachers and prospective mathematics teachers who were introduced to the basic concepts of proof and how Mathigon can be used to visualize geometric concepts and clarify the proof process. The workshop implementation method was carried out through conceptual sessions, practice, and evaluation of the results of the participants' work. The results of the analysis of the participants' assignments showed the participants' abilities in designing geometric proof problems and using technology-based teaching media, namely Mathigon. A self-evaluation questionnaire showed that 85% of participants felt the material presented was very useful and relevant, and 75% felt more prepared to integrate Mathigon in their teaching. Overall, this workshop successfully introduced technology that can enrich geometry teaching, making learning more interactive and interesting for students.</p> As Elly Yusuf Hartono Nyimas Aisyah Hapizah Hapizah ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 356 366 10.31540/jpm.v8i2.4148 Pendampingan Guru dalam Merancang Pembelajaran Fisika Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal Pada Kurikulum Merdeka https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4284 <p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran fisika kontekstual berbasis kearifan lokal pada Kurikulum Merdeka. Permasalahan utama yang dihadapi guru adalah masih terbatasnya kemampuan dalam mengintegrasikan budaya dan potensi lokal ke dalam pembelajaran fisika sehingga pembelajaran cenderung bersifat teoritis dan kurang bermakna bagi peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, workshop, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di kelas, dan evaluasi. Peserta kegiatan merupakan guru fisika SMA dari beberapa sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar, LKPD, media pembelajaran, dan asesmen berbasis kearifan lokal. Guru berhasil mengaitkan konsep fisika dengan fenomena budaya dan lingkungan sekitar, seperti alat musik tradisional, permainan rakyat, dan aktivitas masyarakat lokal. Implementasi pembelajaran menunjukkan peserta didik lebih aktif, antusias, dan mudah memahami konsep fisika karena pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, program pendampingan ini efektif dalam mendukung implementasi pembelajaran fisika yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.</p> Sulistiyono Sulistiyono M. Syahrun Effendi Merti Triyanti ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 367 377 10.31540/jpm.v8i2.4284 Pembuatan Website BRIDA Mesuji Sebagai Media Publikasi Inovasi Daerah https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4285 <p>Pengembangan sistem informasi berbasis web berperan penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik, transparansi, dan akuntabilitas di lingkungan pemerintah daerah. BRIDA Kabupaten Mesuji menghasilkan lebih dari 200 inovasi setiap tahunnya. Meskipun demikian, publikasi masih sangat terbatas dikarenakan kurangnya media yang menjadi wadah. Selain itu, banyak biaya telah dikeluarkan untuk melakukan publikasi. Saat ini Kabupaten Mesuji dangat memerlukan media publikasi yang efektif, efisien, dan tidak membebani anggaran. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan membangun website BRIDA Kabupaten Mesuji sebagai platform penyebaran informasi kelembagaaan dan publikasi inovasi daerah. Kegiatan dilakukan menggunakan metode <em>service learning</em> meliputi 5 tahapan, yaitu (1) analisis kebutuhan masyarakat, (2) perencanaan kegiatan, (3) pelaksanaan layanan, (4) refleksi, dan (5) evaluasi dan tindak lanjut. Mitra kegiatan adalah BRIDA Kab. Mesuji, Propinsi Lampung. Kegiatan pengabdian masyarakat menghasilkan <em>website</em> sebagai sarana media informasi bagi BRIDA Kab. Mesuji kepada masyarakat luas yang berfungsi optimal dengan fitur publikasi berita, dokumentasi inovasi, pengelolaan dokumen, galeri, serta sistem administrasi yang memungkinkan pengelolaan konten secara mandiri. Rekomendasi program ini meliputi pemeliharaan berkala, pembaharuan konten secara rutin, dan kolaborasi dengan OPD terkait untuk memperkaya data dan mendukung keberlanjutan pengelolaan website.</p> Sri Wantoro Siti Sarah ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 378 389 10.31540/jpm.v8i2.4285 Pelatihan Manajemen Pendidikan Bagi Guru Sekolah Dasar untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4216 <p>Pengabsian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar melalui pelatihan manajemen pendidikan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan melibatkan guru sekolah dasar yang diberikan materi terkait manajemen pembelajaran, penyusunan modul ajar, pembelajaran diferensiasi, serta asesmen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, angket, dan refleksi peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru, yang ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari 62,5 menjadi 85,3. Selain itu, sebagian besar peserta mampu menyusun perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka dengan kategori baik serta mulai mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi di kelas. Respon peserta terhadap pelatihan juga sangat positif, dengan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap materi dan metode yang digunakan. Meskipun demikian, masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk mengoptimalkan penerapan hasil pelatihan dalam praktik pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan manajemen pendidikan terbukti efektif sebagai strategi dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar untuk mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan.</p> Wahidin Wahidin Ahmad Gawdy Prananosa M. Rusni Eka Putra ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 390 400 10.31540/jpm.v8i2.4216 Pemberdayaan Masyarakat di Kampung Masni Melalui Inovasi Pengolahan Umbi Keladi Menjadi Nugget Bernilai Gizi dan Ekonomis https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4286 <p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat Kampung Masni melalui inovasi pengolahan umbi keladi menjadi nugget bernilai gizi dan ekonomis. Umbi keladi sebagai salah satu potensi pangan lokal memiliki kandungan gizi yang baik, namun pemanfaatannya masih terbatas pada pengolahan tradisional sehingga nilai jualnya relatif rendah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Masni, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Juli 2025. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui 3 (tiga) tahap yaitu tahap sosialisasi, tahap pelatihan, dan tahap evaluasi, hingga pengenalan strategi pemasaran sederhana kepada masyarakat, khususnya masyarakat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengolah umbi keladi menjadi produk nugget yang lebih variatif, higienis, dan memiliki daya tarik konsumsi yang lebih tinggi. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, program ini juga membuka peluang usaha berbasis pangan lokal yang dapat mendukung peningkatan pendapatan keluarga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kampung Masni. Dengan adanya inovasi pengolahan ini, diharapkan umbi keladi dapat menjadi produk unggulan lokal yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing di masyarakat.</p> Wiska Baharuddin Enik Maturahmah Natalia Mondigir Denis Adolof Awom ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 401 411 10.31540/jpm.v8i2.4286 Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Fisika Berbasis Bahan Bekas Bagi Siswa di SMP Negeri 1 Air Satan https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4217 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika serta keterampilan kreatif siswa melalui pelatihan pembuatan alat peraga berbasis bahan bekas. Subjek kegiatan adalah 25 siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Air Satan, Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa diberikan materi konsep fisika dasar, demonstrasi pembuatan alat peraga, serta praktik langsung menggunakan bahan bekas seperti botol plastik, kardus, dan karet. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penilaian produk. Hasil observasi menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari rata-rata 68% menjadi 88%, serta peningkatan pemahaman konsep yang ditunjukkan melalui skor rata-rata dari 62 menjadi 82. Sebanyak 84% siswa mampu menghasilkan alat peraga dengan kategori baik, dan 16% kategori cukup. Selain itu, 92% siswa menunjukkan peningkatan kreativitas dalam memanfaatkan bahan bekas. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan, dan kesadaran lingkungan siswa melalui pembelajaran fisika yang kontekstual dan inovatif.</p> Wahyu Arini Tri Ariani Sulistiyono Sulistiyono Endang Lovisia Ovilia Putri Utami Gumay ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 412 419 10.31540/jpm.v8i2.4217 Peningkatan Kompetensi Guru Pamong PPG Calon Guru Tahun 2026 Melalui Pendampingan Penggunaan LMS Canvas https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4231 <p class="Abstract" style="text-align: justify;">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru pamong dalam menggunakan Learning Management System (LMS) Canvas pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026. Kegiatan ini difasilitasi oleh LPTK Universitas PGRI Silampari sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapan guru pamong dalam melaksanakan pendampingan pembelajaran, pemantauan aktivitas, pemberian umpan balik, dan dokumentasi proses pembimbingan mahasiswa PPG secara digital. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan LMS Canvas, praktik terbimbing, pendampingan teknis, dan evaluasi. Materi kegiatan mencakup pengenalan LMS Canvas, akses kelas, pemanfaatan dashboard, pengelolaan modules, assignments, discussions, grades, serta strategi pemberian umpan balik yang efektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dapat membantu guru pamong memahami alur penggunaan LMS Canvas sesuai kebutuhan pendampingan PPG. Guru pamong menjadi lebih siap menjalankan fungsi pembimbingan secara digital, meskipun masih ditemukan beberapa kendala seperti perbedaan kemampuan teknologi, kestabilan jaringan, dan kebutuhan pembiasaan terhadap menu Canvas. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendampingan berkelanjutan diperlukan agar pemanfaatan LMS Canvas dalam PPG Calon Guru berjalan lebih efektif, terstruktur, dan terdokumentasi.</p> M. Nejatullah Sidqi Rio Rio Shinta Aprilisa Rizka Aulia Widya Analisa Ahmad Marsehan ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 420 431 10.31540/jpm.v8i2.4231 Pendampingan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Sejarah Melalui Eksplorasi Museum Subkoss Garuda Sriwijaya di Kota Lubuklinggau https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4211 <p>Museum sebagai institusi preservasi budaya dan sejarah memiliki peran strategis dalam mendukung pembelajaran sejarah yang autentik dan kontekstual di luar ruang kelas. Dalam konteks pendidikan tinggi, pendampingan mahasiswa baru melalui eksplorasi museum dirancang untuk memperkuat literasi sejarah, meningkatkan keterampilan analitis terhadap artefak, serta mengintegrasikan pengalaman langsung dalam memahami proses sejarah lokal dan nasional. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama satu minggu di Museum Subkoss Garuda Sriwijaya, Kota Lubuklinggau, dengan tujuan utama meningkatkan pemahaman mahasiswa baru terhadap koleksi sejarah otentik dan memfasilitasi pengembangan artikel ilmiah PKM sebagai luaran akademik. Pendekatan kegiatan menggunakan metode pembelajaran berbasis lapangan (<em>field-based learning</em>), observasi, wawancara dengan kurator museum, dan diskusi terstruktur antar kelompok mahasiswa. Museum dipandang sebagai sumber belajar yang menyediakan koleksi artefak, dokumen sejarah, dan naratif budaya yang memperkaya pengetahuan faktual sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep sejarah lokal dan nasional pada mahasiswa baru setelah pendampingan di museum, dilihat dari perbandingan pre-test dan post-test serta laporan reflektif mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi strategis kunjungan museum dalam kurikulum pembelajaran sejarah untuk meningkatkan keterkaitan teori akademik dan sumber sejarah otentik serta memperkuat budaya penelitian mahasiswa sejak awal masa studi.</p> <p>&nbsp;</p> Sarkowi Sarkowi Yadri Irwansyah Agus Susilo Salsa Nabila Deca Wawa ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 432 443 10.31540/jpm.v8i2.4211 Workshop Pembelajaran Matematika dengan PMRI Menggunakan Alat Peraga Sederhana Bagi Guru https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/JPM/article/view/4237 <p>Pembelajaran matematika pada jenjang sekolah dasar masih menghadapi permasalahan terkait rendahnya pemahaman siswa akibat penyajian konsep yang bersifat abstrak dan minim penggunaan alat peraga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD Negeri 85 Kota Lubuklinggau dalam menerapkan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) melalui workshop pembuatan alat peraga sederhana. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Sebanyak 20 guru berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil angket menunjukkan peningkatan pemahaman guru pada aspek materi sebesar 85,31% (kategori sangat baik), aspek pelaksanaan workshop 82,32% (kategori baik), dan aspek penerapan dalam pembelajaran 81,25% (kategori baik). Hasil ini menunjukkan bahwa workshop efektif meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dalam merancang dan memanfaatkan alat peraga sederhana berbasis PMRI. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mendukung guru untuk menerapkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, kreatif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.</p> Idul Adha Rani Refianti Maria Luthfiana Efuansyah Efuansyah ##submission.copyrightStatement## 2026-06-21 2026-06-21 8 2 444 454 10.31540/jpm.v8i2.4237