Students’ Experiences with Adaptive Learning Materials in Enhancing Spoken English and Self-Confidence
Abstrak
Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman mahasiswa dalam menggunakan materi pembelajaran adaptif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris dan kepercayaan diri mereka. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif yang melibatkan dua puluh tujuh mahasiswa dari Program Studi Bahasa Inggris di Universitas PGRI Silampari, Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan jurnal refleksi pembelajaran selama mata kuliah berbicara di mana materi pembelajaran adaptif diterapkan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola yang muncul dalam pengalaman mahasiswa. Hasil penelitian mengungkapkan tiga tema utama. Pertama, materi pembelajaran adaptif meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas berbicara dengan menyediakan tugas yang kontekstual dan interaktif. Kedua, materi tersebut memfasilitasi peningkatan bertahap kemampuan berbicara mahasiswa melalui latihan terstruktur dan interaksi kolaboratif. Ketiga, mahasiswa melaporkan peningkatan yang signifikan dalam kepercayaan diri mereka karena tugas adaptif mengurangi kecemasan dan mendorong partisipasi aktif. Penelitian ini menyoroti potensi pedagogis dari materi pembelajaran adaptif dalam mendukung kompetensi linguistik sekaligus perkembangan afektif dalam kelas berbicara bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Temuan ini berkontribusi pada pengembangan penelitian tentang desain pembelajaran yang berpusat pada peserta didik serta memberikan implikasi praktis bagi dosen yang ingin meningkatkan pembelajaran berbicara di konteks pendidikan tinggi.
Referensi
Burns, A. (2023). Teaching speaking: A holistic approach. Cambridge University Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2022). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). Sage.
Godwin-Jones, R. (2022). Emerging technologies: Adaptive language learning systems. Language Learning & Technology, 26(2), 10–18.
Holmes, W., & Tuomainen, J. (2024). Adaptive learning and artificial intelligence in language education. Computers & Education: Artificial Intelligence, 6, 100198/
Kumar, V., & Widodo, H. P. (2022). Innovation in English language teaching: Adaptive learning and digital pedagogy. TESOL Quarterly, 56(4), 1395–1408.
MacIntyre, P. D., & Wang, L. (2022). Willingness to communicate in the second language. The Modern Language Journal, 106(S1), 240–257.
Nation, I. S. P. (2022). Teaching and learning vocabulary (2nd ed.). Heinle Cengage Learning.
Pawlak, M. (2022). Investigating classroom interaction and willingness to communicate in EFL contexts. System, 108, 102845.
Putri, R., & Sari, F. (2023). Students’ speaking anxiety in Indonesian EFL classrooms. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 13(1), 102–112.
Richards, J. C. (2023). Teaching English through interaction. Cambridge University Press.
Widodo, H. P. (2022). Designing learner-centered materials for English language teaching. Asian EFL Journal, 29(3), 45–60.
Zarrinabadi, N., & Pawlak, M. (2023). Affective factors and willingness to communicate in second language learning. Language Teaching Research, 27(6), 1500–1518.

Jurnal Perspektif Pendidikan by https://www.ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/index.php/JPP is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









