Identifikasi Miskonsepsi Menggunakan Three-Tier Diagnostic Test Berbasis Google Form pada Pokok Bahasan Potensial Listrik

  • Eka Maryam Universitas Bina Insan, Lubuklinggau, Indonesia
Kata Kunci: Miskonsepsi, three-tier diagnostic test, google form

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi denganmenggunakan Three-Tier Diagnostic Test berbasis Google Form pada pokok bahasan  potensial listrik.Jenis miskonsepsi yang dimaksud adalah conceptual misunderstandings  atau pemahaman konseptual  yang  salah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Prodi Rekayasa System Komputer Universitas Bina Insan Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data menggunakan tes diagnostik berbentuk pilihan ganda bertingkat, alasan pemilihan jawaban dalam bentuk essay atau menjelaskan konsep pada jawaban yang dipilih kemudian di upload dalam bentuk jpg atau pdf dan  terakhir tingkat keyakinan atau Certainty of Response Index (CRI). Analisis data dilakukan dengan mencari persentase miskonsepsi dari masing-masing indikator. Hasil penelitian didapatkan data miskonsepsi dengan persentase rata-rata sebesar 34%  dan berada pada katagori miskonsepsi sedang. Nilai mahasiswa yang paham konsep tetapi kurang yakin sebesar 1% dan nilai rata-rata mahasiswa yang tidak paham konsep sebesar 4%. Secara keseluruhan  rata-rata nilai  mahasiswa yang paham tentang konsep lebih besar dari pada kategori lain yaitu sebesar 61%.

Referensi

Alsagaf, Syarif Lukman Hakim dan Wahyudi. 2019. Pengembangan Tes Diagnostik Three-Tier Multiple Choice untuk Mengukur Konsepsi Fisika Siswa SMA. Jurnal Pendidikan, 4(2): 47-54

Ariani, T. (2019). Perbedaan Hasil Belajar Fisika Menggunakan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Di SMP Negeri Air Lesing. Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika, 14(2).

Astuti, B., Fitrianingrum, A. M., & Sarwi, S. (2018). Penerapan Instrumen Three-Tier Test untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa SMA pada Materi Keseimbangan Benda Tagar. Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA, 7(2), 88-98.

Hasanah, Avisa. 2020. Pengembangan Instrumen Miskonsepsi Berbasis Google Forms Pada Materi Usaha dan Energi Menggunakan Four Tier Test . Lampung: UIN Raden Intan

Hasan,S.D., Bagayoko., & Kelley, E.L (1999). Misconceptions and the Certainty of Response Index (CRI). Journalof Phys Educ.

Hashish, A. H., Seyd-Darwish, I., & Tit, N. (2020). Addressing Some Physical Misconceptions in Electrostatics of Freshman Engineering Students. International Journal for Innovation Education and Research, 8(2), 01–07

Iqbal. M., Simarmata. J., & Feriyansyah. F. (2018). Using Google form for Student Worksheet as Learning Media. International Journal of Engineering & Technology, 7 (3.4) 321-324

Jumini, Sri, dkk. 2017. Identifikasi Miskonsepsi Fisika Menggunakan Three Tier Diagnostic Test pada Pokok Bahasan Kinematika Gerak. Wonosobo: Universitas Sains Al-Quran

Karim. S., Saepuzaman. D., & Sriyansyah. S.P (2015) Diagnosis Kesulitan Belajar Mahasiswa Dalam Memahami Konsep Momentum. Jurnal penelitian & pengembangan pendidikan fisika. Vol 1 no 1 hal 85

Maryam, E., & Fahrudin, A. (2020). Pengembangan Sound Card Laptop sebagai Alat Praktikum Fisika untuk Penentuan Percepatan Gravitasi Bumi. Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika, 2(1), 29-40.

Mosik & Maulana. P.(2010). Usaha Mengurangi Terjadinya Miskonsepsi Fisika Melalui Pembelajaran Dengan Pendekatan Konflik Kognitif . Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia. Vol 6 hal 98-103.

Nurhayati, N., Al Sagaf, S. L. H., & Wahyudi, W. (2020). PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK THREE-TIER MULTIPLE CHOICE UNTUK MENGUKUR KONSEPSI FISIKA SISWA SMA. JP (Jurnal Pendidikan): Teori dan Praktik, 4(2), 47-54.

Nurulwati., Veloo & Ali. R. M.(2014) Suatu Tinjauan Tentang Jenis-Jenis Dan Penyebab Miskonsepsi Fisika. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, Vol. 02, No.01, hlm 87-95

Rachmawati . Y., Maarif. M., Fadillah. N., Inayah. N., Ummah. K., Siregar. N.M.F., Amalianingsih. R., Aftanalia. F.,
Auliyah.A. (2020) Studi Eksplorasi Pembelajaran Pendidikan IPA Saat Masa Pandemi COVID-19 di UIN Sunan Ampel Surabaya. Indonesian Journal of Science Learning. Vol 1 (1) (2020) 32-36

Suhermiati, I. (2015). Analisis Miskonsepsi Siswa pada Materi Pokok Sintesis Protein Ditinjau dari Hasil Belajar Biologi Siswa. BioEdu, 4(3).

Sulistiyono, S. (2020). EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA MA RIYADHUS SOLIHIN. Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha, 10(2), 61-73.

Sheftyawan, W. B., Prihandono, T., & Lesmono, A. D. (2018). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four-Tier Diagnostic Testpada Materi Optik Geometri. Jurnal Pembelajaran Fisika, 7(2), 147–153

Taufiq, M. (2012) Remediasi Miskonsepsi Mahasiswa Calon Guru Fisika Pada Konsep Gaya Melalui Penerapan Model Siklus Belajar (Learning Cycle) 5E. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia. Vol 1 (2) hAl 198-203

Verkade, H., Mulhern, T. D., Lodge, J., Elliott, K., Cropper, S., Rubinstein, B., . .. Dooley, L. (2017). Misconceptions as a Trigger For Enhancing Student Learning in Higher Education. The University of Melbourne: Melbourne.

Zakiya, Z., Amin, A., & Lovisia, E. (2019). PENERAPAN METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN FISIKA SISWA KELAS X SMAN 3 LUBUKLINGGAU TAHUN PELAJARAN 2018/2019. SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA, 1(2), 130-138.
Diterbitkan
2020-12-22