Perjuangan Hidup Tokoh Utama Novel 23 Episentrum Karya Adenita dan Relevansinya terhadap Materi Ajar Sastra di SMA Tinjauan Sosiologi Sastra

  • Widya Prameswari Pertiwi Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Imam Muhtarom Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Dewi Herlina Sugiarti Universitas Singaperbangsa Karawang
Kata Kunci: perjuangan hidup, tokoh utama, novel, konteks sosial, materi ajar sastra

Abstrak

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mendeskripsikan konteks sosial berdasarkan pengaruh pada perjuangan hidup tokoh utama novel 23 Episentrum karya Adenita. Penelitian ini adalah termasuk jenis penelitian kualitatif, jadi metode yang dugunakan adalah deskriptif analisis, yaitu menyajikan data dengan mengandalkan penafsiran-penafsiran untuk memberikan makna perjuangan hidup tokoh utama dalam novel 23 Episentrum. Objek penelitian ini adalah konteks sosial dalam novel. Sumber data penelitian ini adalah novel 23 Episentrum karya Adenita. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik baca, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: (1) analisis perjuangan hidup tokoh utama adalah meliputi perjuangan untuk bertahan hidup, selalu bersyukur, mewujudkan impian, melunasi utang, menjalankan pekerjaan, mendapatkan kebahagiaan, dan untuk meneruskan sebuah kebaikan, serta (2) analisis konteks sosial yang mempengaruhi tokoh utama adalah meliputi pengaruh lingkungan keluarga, pertemanan, dan pekerjaan. Hasil penelitian tersebut direlevansikan untuk digunakan materi ajar sastra di SMA khususnya materi menulis novel.

##submission.authorBiographies##

##submission.authorWithAffiliation##

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Singaperbangsa Karawang

##submission.authorWithAffiliation##

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Singaperbangsa Karawang 

##submission.authorWithAffiliation##

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Singaperbangsa Karawang

Referensi

Adenita. (2012). 23 Episentrum. Jakarta: PT Gramedia.

Budiarti, S. (2013). Perjuangan Tokoh Utama Wanita dalam Novel Bidadari-Bidadari Surga Karya Tere Liye dan Skenario Pembelajarannya di Kelas XI SMA. Skripsi Program Studi pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Purworejo: diterbitkan.

Dewi, N.L.L.A., dkk. (2014). Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Novel Sepatu Dahlan Karya Khrisna Pabichara dan Relevansinya terhadap Pengajaran Pendidikan Karakter Sekolah di Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha. 2 (1), 1-10. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPBS/article/view/3438

Endraswara, S. (2011). Metodologi Penelitian Sosiologi Sastra. Yogyakarta: CAPS.

Karana, A. W. (2013). Kajian Sosiologi Sastra Tokoh Utama dalam Novel Lintang Karya Ardini Pangastuti B.N. Skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Muhammadiyah Purworejo: diterbitkan.

Kurniawan, H. (2012). Teori, Metode, dan Aplikasi Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Maftuhin, dkk. (2016). Pendidikan Sosial Budaya. Bandung: CV. Maulana Media Grafika.

Manesah, D. (2016). Representasi Perjuangan Hidup dalam Film Anak Sasada Sutradara Ponty Gea. Jurnal Proporsi. 1 (2), 179-189. http://e-journal.potensi-utama.ac.id/ojs/index.php/PROPORSI/article/view/523

Nilawijaya, R., & Awalludin, A. (2021). Tinjauan Sosiologi Sastra dalam Novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere Liye dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMA. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 4(1), 13–24. doi:10.31540/silamparibisa.v4i1.1212

Nugroho, A. & Yasafiq. (2019). Perbandingan Nilai Sosial dalam Novel Ivanna Van Dijk dengan Novel Ananta Prahadi Karya Risa Saraswati Melalui Pendekatan Sosiologi Sastra. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 2(1), 29–43. https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v2i1.271

Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sipayung, Ma. E. (2016). Konflik Sosial dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari: Kajian Sosiologi Sastra. Sintesis, 10(1), https://e-journal.usd.ac.id/index.php/sintesis/article/view/164.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.

Sugiyono. (2020). Metode Peneltian Kualitatif. Bandung: CV Alfabeta.

Sujarwa. (2019). Model & Paradigma TeoriSosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sulaeman, A., Goziyah, Purawinangun, I.A., Noermanzah. (2020). Social Value in the Novel Hatta: Aku Datang karena Sejarahby Sergius Sutanto as Teaching Materials in Teaching Literature in Schools. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(3). 611-612. http://www.ijstr.org/paper-references.php?ref=IJSTR-0320-32332

Suryaman, M. (2010). Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sastra. Cakrawala Pendidikan, 3, 112-126. https://journal.uny.ac.id/index.php/cp/article/view/240
Diterbitkan
2021-08-21
##submission.howToCite##
Pertiwi, W. P., Muhtarom, I., & Sugiarti, D. H. (2021). Perjuangan Hidup Tokoh Utama Novel 23 Episentrum Karya Adenita dan Relevansinya terhadap Materi Ajar Sastra di SMA Tinjauan Sosiologi Sastra. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, Dan Asing, 4(2), 197-212. https://doi.org/https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v4i2.1311