PELATIHAN PENYUSUNAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA KEPALA SEKOLAH DAN GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BANJAR-KALIMANTAN SELATAN
Bahasa Indonesia
Abstrak
Kurikulum merdeka belajar yang baru diluncurkan oleh pemerintah pusat mulai diterapkan pada tahun 2021. Sampai saat ini, masih banyak sekolah yang berproses untuk mengadaptasi kurikulum tersebut. Oleh karena itu, diperlukan kontribusi dari banyak pihak, termasuk akademisi untuk membantu menyebarluaskan kurikulum tersebut melalui pembinaan ke sekolah. Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah 1) Menjelaskan perubahan/penyesuaian kurikulum untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam konteks satuan pendidikan. 2) Menjelaskan alasan penting kurikulum perlu diadaptasi di satuan pendidikan masing-masing. 3) Kepala Sekolah dan guru-guru dapat memodifikasi modul ajar projek penguatan profil pelajar Pancasila, sesuai dengan tujuan, kebutuhan, dan konteks sekolah. 4) Kepala sekolah dan guru dapat merancang secara mandiri projek penguatan profil pelajar Pancasila dan menerapkannya pada siswa Sekolah Dasar. Metode yang dilaksanakan secara daring selama waktu 2 hari, dengan 2 materi utama yang disampaikan yaitu pengenalan paradigma baru kurikulum merdeka belajar dan penguatan projek pelajar Pancasila. Hasil dari kegiatan ini berupa meningkatkan kompetensi guru untuk menyusun rencana penguatan projek profil pelajar Pancasila.
Referensi
Kemdikbudristek. Keputusan Kemdikbudristek Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. , (2022).
RI, U. UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL. , (2003).
Suparlan, S. (2019). Teori Konstruktivisme dalam Pembelajaran. Islamika, 1(2), 79–88. https://doi.org/10.36088/islamika.v1i2.208

Jurnal Pengabdian Masyarakat by http://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/index.php/JPM is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






