Pengembangan Modul Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia Mahasiswa Semester VI Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di STKIP PGRI Lubuklinggau
Abstrak
Ketersediaan buku-buku yang berkaitan dengan Mata Kuliah Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia di tingkat perguruan tinggi masih sangat sedikit. Hal ini terbukti peredaran buku terkait Mata Kuliah Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia tidak tersedia di pasaran maupun buku-buku yang berbasis e-book di internet. Untuk itu, diperlukan pemahaman materi yang lebih untuk dapat menguasai capaian pembelajaran. Untuk mencapai hal tersebut tidak bisa hanya mengandalkan dari penjelasan dosen saja. Diperlukan dukungan dari sumber belajar yang dapat digunakan untuk belajar secara mandiri. Terlebih setiap siswa memiliki kecepatan dan daya tangkap berbeda-beda, namun, bahan ajar yang dapat digunakan mandiri oleh mahasiswa belum tersedia. Agar tujuan akhir dari perkuliahan ini tercapai, maka diperlukan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Lubuklinggau. Bahan ajar yang diperlukan diharapkan berdasarkan gejala-gejala kebahasaan yang ditemukan dalam penelitian. Hasil uji validitas yang dilakukan pada tiga orang ahli menunjukkan bahwa modul Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia valid dengan ciri khas modul adalah modul yang dikembangkan dengan penyajian interaksi (stimulus dan respon). Hasil uji kepraktisan berdasarkan uji protipe yang meliputi evaluasi one to one, evaluasi kelompok kecil, dan evaluasi kelompok besar dapat disimpulkan bahwa modul Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia efektif digunakan dalam proses perkuliahan. Pada tahap uji formatif dapat disimpulkan bahwa mahasiswa dapat memahami materi dengan baik setelah menggunakan modul Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia.
Referensi
Asyhar, R. (2013). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada Press.
Murti, S., & Lazuardi, D. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Konsep Dasar Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Kontekstual STKIP PGRI Lubuklinggau. Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran), 3(1), 1-16. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/kibasp.v3i1.972
Pratama, U. (2020). Analisis Gaya Belajar Mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan Berdasarkan Modalitas Preferensi Sensori. JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset dalam Teknologi Pembelajaran, 7(2), 107–115. doi:10.17977/um031v7i22020p107
Putra, H. B., Asim, A., & Hariyanto, E. (2017). Perbedaan Pengaruh Gaya Mengajar Komando dengan Gaya Mengajar Latihan terhadap Minat Peserta Didik pada Pembelajaran Permainan Bola Voli Kelas X Madrasah. Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia, 1(2), 252. doi:10.17977/um040v1i2p252-261
Ramadania, F. (2013). Konsep Bahasa Berbasis Teks pada Buku Ajar Kurikulum. Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 1(2), doi.org/10.33654/sti.v1i2.372.
Rohmah, F. (2020). Pengembangan Modul Sintaksis Bermodel Discovery Learning untuk Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 20(1), 111–120. doi:10.17509/bs_jpbsp.v20i1.25976
Sadjati, IM. (2012). Pengembangan Bahan Ajar. file:///C:/Users/Administrator/Downloads/Documents/IDIK4009-TM.pdf. (Diakses pada tanggal 6 Januari 2021, Pukul 13.00 WIB)
Satinem, S., Juwati, J., & Noermanzah, N. (2020). Developing Teaching Material of Poetry Appreciation Based on Students Competency Analysis. English Review: Journal of English Education, 8(2), 237-246. doi:10.25134/erjee.v8i2.2707
Setyosari, P. (2015). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wahayuningrum, T. (2019). Efektivitas Penggunaan Modul terhadap Peningkatan Nilai Akhir Siswa pada Pelajaran Bahasa Inggris. Dinamika Bahasa dan Budaya, 14(1), 1–9. doi:10.35315/bb.v14i1.6710
Widodo, C.S. & Jasmadi. (2008). Panduan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Jakarta: PT Gramedia Jakarta.









