Students’ Perception on Online English Learning during Covid-19 Pandemic Era
Abstrak
Pandemi Covid-19 telah menyebabkan sekolah dan universitas tutup sehingga dilakukan pembelajaran dalam jaringan (daring) menjadi salah satu solusi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran bahasa Inggris secara daring pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek yang dianalisis terdiri dari dua kelompok jurusan yang berbeda di Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH pada tahun akademik 2019/2020. Jumlah responden sebanyak 66 partisipan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket yang didistribusikan dalam bentuk formulir Google tentang persepsi mahasiswa terhadap penerapan pembelajaran bahasa Inggris secara daring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa tertarik dengan pembelajaran daring. Pembelajaran daring dianggap lebih menyenangkan dan fleksibel. Dalam hal platform yang menjadi media terlaksananya pembelajaran daring itu sendiri, aplikasi WhatsApp dianggap aplikasi yang terbaik atau dominan dan sangat membantu pembelajaran daring pada masa pandemi. Oleh karena itu, data ini membuktikan bahwa responden penelitian telah memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran daring di masa pandemic Covid-19.
Referensi
Alberth. (2011). Critical Success Factors in Online Language Learning. TEFLIN Journal, 22(1). http://journal.teflin.org/index.php/journal/article/view/16
Anggitasari, M., Tarwana, W., Febriani, R. B., & Syafryadin, S. (2020). Using Wattpad to Promote the Students’ Responses to Literary Works: EFL College Students’ Perspectives and Experiences of Enjoying Short Stories. Jadila: Journal of Development and Innovation in Language and Literature Education, 1(2), 182-192.
Aparicio, M., Bacao, F., & Olivera, T. (2016). An E-Learning Theoretical Framework. Journal of Educational Technology Systems,19(1), 292-307.
Azwandi, A., Harahap, A., & Syafryadin, S. (2019). Penyuluhan dan Pelatihan Ict-Enhanced Teaching–Learning sebagai Model Pengembangan Profesional Guru di Kota Bengkulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT), 1(1).
Deli, M., & Allo, G. (2020). Is the Online Learning Good in the Midst of Covid-19 Pandemic ? The Case of EFL learners. Jurnal Sinestesia, 10(1), 1–10.
Fitriyani, F., Febriyeni, M. D., & Kamsi, N. (2020). Penggunaan Aplikasi Zoom Cloud Meeting pada Proses Pembelajaran Online Sebagai Solusi di Masa Pandemi Covid 19. Edification Journal, 3(1), 23–34. doi:10.37092/ej.v3i1.221
Gonzalez, D., & Louis, R. St. (2018). Online Learning. In J. I. Liontas (Ed.), The TESOL Encyclopedia of English Language Teaching (1st ed.). https://doi.org/10.1002/9781118784235.eelt0423
Khalil, Z. M. (2018). EFL Students’ Perceptions towards Using Google Docs and Google Classroom as Online Collaborative Tools in Learning Grammar. Applied Linguistics Research Journal, 2(2), doi:10.14744/alrj.2018.47955
Khusniyah, N. L., & Hakim, L. (2019). Efektivitas Pembelajaran Berbasis Daring: Sebuah Bukti pada Pembelajaran Bahasa Inggris. Jurnal Tatsqif, 17(1), 19–33. doi:10.20414/jtq.v17i1.667
Kompas. (2020). Kasus Corona Indonesia 611.631, Ini 5 Provinsi dengan Kasus Tertinggi.https://www.kompas.com/tren/read/2020/12/13/124500065/kasus-corona-indonesia-611.631-ini-5-provinsi-dengan-kasus-tertinggi?page=all
Kusmiarti, R., Yuniati, I., & Noermanzah. (2020). Improving Student Communication Skills In Learning Indonesian Language Through Collaborative Learning. Retrieved from osf.io/9km3u. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(1).
Le, T. V., & Pham, S. K. (2020). The Effects of Extensive Listening on Vietnamese Students’ Listening Skills. Indonesian TESOL Journal, 2(1), 1–14. doi:10.24256/itj.v2i1.1246
Marharjono, M. (2020). Manfaat Pembelajaran Sejarah Menggunakan Google Classroom pada Masa Pandemi COVID-19. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 5(1). doi:10.51169/ideguru.v5i1.155
Martono, N. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Rajawali Pers.
Michotte, A. (2019). The Perception of Causality (1sted). London: Routledge.
Moorhouse, B. L. (2020). Adaptations to a Face-to-Face Initial Teacher Education Course “Forced” Online Due to the Covid-19 Pandemic. Journal of Education for Teaching, 46(4), 609–611. doi:10.1080/02607476.2020.1755205
Noermanzah, N. & Suryadi, N. (2020). Improving Students Ability to Analyze Discourse Through the Moodle-Based Blended Learning Method. English Review: Journal of English Education, 9(1), 83. https://journal.uniku.ac.id/index.php/ERJEE/article/view/3781/0
Putsanra, D. V. (2020). Daftar E-Learning Kemendikbud, Sekolah Online untuk Mencegah Corona. https://tirto.id/daftar-e-learning-kemendikbud-sekolah-online-untuk-mencegah-corona-eFrR.
Septinawati, S., Febriani, R.B., Tarwana, W., Syafryadin, S. (2020). Students’ Perceptions Toward the Implementation of Quipper School as an E-Learning Platform in Teaching English. Jadila: Journal of Development and Innovation in Language and Literature Education, 1(2), 223-238.
Stern, J. (2018). Introduction to Online Teaching and Learning. International Journal of Science Education, 3, 1–10. https://doi.org/10.1002/9781118784235.eeltv06b6
Sukmawati, S., & Nensia, N. (2019). The Role of Google Classroom in ELT. International Journal for Educational and Vocational Studies, 1(2), 142–145. https://doi.org/10.29103/ijevs.v1i2.1526
Surtikanti, M. W. (2020). Textbook Evaluation on Curriculum 2013-Based Textbook “When English Rings A Bell” for the Seventh Grade. Journal of English Education and Literature, 1(1), 11-17.
Syahrial, S., & Syafryadin, S. (2020). Pelatihan menjadi Guru Bahasa Inggris Kreatif dan Milenial di Sekolah Menengah Pertama Bengkulu Tengah. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 1(1). 18-35.









