Pengembangan Media Pembelajaran Keterampilan Menyimak Berbasis Online Menggunakan Google Form dan Google Classroom
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran keterampilan menyimak secara online mengunakan google form dan google classroom yang akan diujicobakan pada Mata Kuliah Keterampilan Menyimak kepada mahasiswa semester satu. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes yang dikembangkan secara online, kuesioner, dan lembar validasi ahli.. Pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate). Pada tahap disseminate tidak dilaksanakan secara luas karena produk hanya terbatas penggunaannya kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran keterampilan menyimak berbasis online menggunakan google form dan google classroom layak digunakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu. Hal ini ditunjukkan dengan penilaian berdasarkan lembar validasi ahli berada pada kualifikasi valid dengan rata-rata 4,00. Penilaian berdasarkan kuesioner respons mahasiswa berada pada kualifikasi sangat baik dengan rata-rata 3,22. Kemudian, penilaian berdasarkan hasil tes mahasiswa berada pada kualifikasi baik dengan rata-rata 82,93.
Referensi
Afrianti, W. E. (2018). “Penerapan Google Classroom dalam Pembelajaran Akuntansi”. (Skripsi). Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.
Asi, N. B. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Kimia Bahan Makanan Berbasis Web. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 8(2). https://chem-upr.education/ojs/index.php/JIKT/article/view/71
Biantoro, B. (2014). Peduli Pendidikan, Google Buat “Ruang Kelas” di Dunia Maya. 13th August. classroom.google.com.
Hamdani, Y. Y. dkk. (2017). G Suite. Bandung: Lembaga Sistem Informasi.
Hartley, D. E. (2001). Selling E-Learning. American Society for Training and Development.
Irawan. (2011). Bekerja Online dengan Aplikasi Gratis. Palembang: Maxikom.
Jahroh, N. N.. (2018). “Pengembangan Tes Tertulis Pendidikan Agama Islam Berbasis Online Mengunakan Google Form pada Materi Kewajiban Menuntut Ilmu dan Haji Kelas X SMA Swadhipa Natar”. (Skripsi). Lampung: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Keeler, A. L. M. (2015). 50 Things You Can Do with Google Classroom. San Diego, CA: Dave Burgess Consulting, Inc.
Keputusan Bersama 4 Menteri Nomor 01/KB/2020 tanggal 15 Juni 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19)
Keraf, G. (1997). Komposisi. Flores: Nusa Indah.
Kridalaksana, H. (1984). Fungsi Bahsa dan Sikap Bahasa. Bandung: Ganaco.
Mansor, A. Z. (2012). Managing Student’s Grades and Attendance Records Using Google Form and Google Spreadsheets. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 59, 420–428. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.09.296. Diunduh tanggal 7 April 2020.
Maulidi, A. (2015). Pengertian Belajar Online. Kanal Pengetahuan. https://www.kanal.web.id/2015/09/pengertian-belajar-online.html.
Noermanzah, N. (2019). Bahasa sebagai Alat Komunikasi, Citra Pikiran, dan Kepribadian. Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra, Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa (Semiba), 307, https://ejournal.unib.ac.id/index.php/semiba/article/view/11151/5537
Nursaid. (2001). Pengajaran Keterampilan Menyimak. Padang: FBSS UNP.
Rachmawati, R., & Kurniawati, A. (2020). Pengembangan Instrumen Penilaian Tes Berbasis Mobile Online pada Prodi Pendidikan Matematika. Prima: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 46. doi:10.31000/prima.v4i1.1891
Savitri, D. I. (2019). Penggunaan Pembelajaran 4.0 Berbantuan Aplikasi Google Classroom dan Google Form Dalam Mata Kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jurnal Borneo Saintek, 2(1), http://jurnal.borneo.ac.id/index.php/borneo_saintek/article/view/632/0
Solihah, A. dkk. (2015). Latihan Soal UKBI. Jakarta: TransMedia.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, H. G. (1986). Menyimak sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Thiagarajan, S., Semmel, D., & Semmel, M. (1974). Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children: A Sourcebook. Retrieved from https://eric.ed.gov/?id=ED090725
Wiranty, W. (2019). Peningkatan Keterampilan Menyimak Komprehensif dan Kritis dengan Metode Resitasi pada Mahasiswa. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 17(1), 112. doi:10.31571/edukasi.v17i1.1082









